Jaket kulit merupakan investasi fesyen yang tak lekang oleh waktu, namun material alami ini sangat rentan terhadap perubahan suhu dan kelembapan. Tanpa perawatan yang tepat, permukaan kulit bisa menjadi kaku, pecah-pecah, hingga ditumbuhi jamur yang merusak estetika. Menjaga kualitas jaket kulit memerlukan perhatian khusus mulai dari cara penyimpanan hingga teknik pembersihan yang lembut agar serat kulit tetap fleksibel dan mengilap seperti saat pertama kali dibeli.
Teknik Pembersihan dan Pengeringan yang Benar
Kunci utama merawat jaket kulit adalah menghindari penggunaan air secara berlebihan. Jika jaket terkena noda atau cipratan air hujan, segera lap menggunakan kain mikrofiber yang lembut dengan gerakan menepuk, bukan menggosok secara kasar. Jangan pernah menjemur jaket kulit langsung di bawah sinar matahari yang terik karena suhu panas ekstrem dapat menghilangkan minyak alami kulit dan menyebabkan retakan permanen. Alih-alih menggunakan pengering rambut atau sinar matahari, cukup gantung jaket di ruangan dengan sirkulasi udara yang baik namun tetap teduh agar kelembapan menguap secara alami tanpa merusak tekstur aslinya.
Penyimpanan dan Penggunaan Kondisioner Khusus
Penyimpanan menjadi faktor penentu apakah jaket Anda akan berjamur atau tidak. Hindari menyimpan jaket kulit di dalam kantong plastik tertutup karena plastik akan memerangkap kelembapan dan memicu pertumbuhan jamur dengan cepat. Gunakan gantungan baju yang lebar dan empuk (padded hanger) untuk menjaga struktur bahu agar tidak berubah bentuk. Selain itu, aplikasikan kondisioner khusus kulit atau leather balsam secara berkala setiap tiga hingga enam bulan sekali. Cairan ini berfungsi untuk menutrisi pori-pori kulit, menjaga kelembutan, dan memberikan lapisan pelindung ekstra sehingga jaket Anda selalu tampak segar dan bebas dari serangan jamur yang mengganggu.








