Menikmati pesona kota Seoul tidak akan lengkap tanpa mencicipi kelezatan kuliner lokalnya. Bagi wisatawan Muslim, mencari makanan yang halal sekaligus ramah di kantong sering kali menjadi tantangan tersendiri di tengah dominasi hidangan berbasis non-halal. Namun, seiring dengan meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan internasional ke Korea Selatan, Seoul kini menjadi jauh lebih ramah bagi pengunjung yang memiliki batasan diet tertentu. Dengan strategi yang tepat, Anda tetap bisa menikmati Bibimbap, Tteokbokki, hingga Bulgogi tanpa perlu merogoh kocek terlalu dalam.
Menjelajahi Kawasan Itaewon sebagai Pusat Kuliner Muslim
Itaewon merupakan destinasi utama yang wajib dikunjungi jika Anda mencari konsentrasi makanan halal terbesar di Seoul. Di sekitar Masjid Pusat Seoul (Seoul Central Mosque), terdapat deretan restoran yang sudah mengantongi sertifikat halal resmi dari Korea Muslim Federation (KMF). Untuk pilihan yang murah, carilah kedai-kedai kecil yang menyajikan menu set atau lunch box. Harga di kawasan ini sangat bervariasi, namun beberapa kedai lokal menawarkan menu seperti nasi goreng Korea atau sup tradisional dengan harga mulai dari 8.000 hingga 12.000 Won. Selain makanan lokal, Itaewon juga surga bagi makanan Timur Tengah seperti kebab yang porsinya cukup besar untuk mengenyangkan perut dengan harga yang relatif terjangkau.
Memanfaatkan Menu Seafood dan Vegetarian di Pasar Tradisional
Jika Anda ingin makan dengan harga yang lebih miring layaknya warga lokal, pasar tradisional seperti Gwangjang Market atau Namdaemun Market adalah tempatnya. Strategi terbaik mencari makanan halal yang murah adalah dengan memilih menu berbasis hasil laut (seafood) atau sayuran murni. Menu seperti Haemul Pajeon (bakwan seafood), Gimbap sayuran, atau Bindaetteok (kacang hijau goreng) umumnya aman dikonsumsi dan harganya sangat bersahabat, mulai dari 3.000 hingga 5.000 Won per porsi. Namun, pastikan Anda menanyakan kepada penjual apakah ada penggunaan minyak babi atau bahan non-halal lainnya dalam proses memasaknya untuk memastikan keamanan konsumsi.
Mencari Restoran Halal di Area Myeongdong dan Hongdae
Kawasan belanja populer seperti Myeongdong dan Hongdae juga mulai menyediakan opsi ramah Muslim yang lebih beragam. Di Myeongdong, terdapat beberapa restoran Korea yang menyediakan menu khusus bersertifikat halal, seperti sup ayam ginseng atau Samgyetang. Meskipun harganya mungkin sedikit lebih tinggi dibanding jajanan kaki lima, porsinya sering kali cukup besar untuk berbagi. Sementara di Hongdae yang merupakan kawasan anak muda, Anda bisa menemukan kedai makanan cepat saji global yang memiliki opsi menu vegetarian atau ayam goreng yang sudah tersertifikasi halal. Area universitas seperti di sekitar Hongdae atau Sinchon biasanya menawarkan harga makanan yang lebih kompetitif karena target pasarnya adalah mahasiswa.
Tips Hemat Menggunakan Minimarket dan Aplikasi Pencari Halal
Jangan remehkan keberadaan minimarket seperti CU, GS25, atau 7-Eleven yang tersebar di setiap sudut kota Seoul. Saat ini, banyak minimarket yang mulai menandai produk-produk ramah Muslim dengan label khusus atau memajang mi instan yang sudah bersertifikat halal internasional. Anda bisa membeli nasi instan dan lauk tuna kaleng atau produk olahan laut lainnya untuk menghemat anggaran makan harian. Selain itu, gunakanlah aplikasi navigasi khusus untuk turis Muslim guna memantau lokasi restoran halal terdekat dari posisi Anda. Dengan membawa botol minum sendiri dan memanfaatkan air minum gratis yang disediakan di banyak tempat umum di Seoul, Anda bisa mengalokasikan anggaran perjalanan untuk pengalaman wisata lainnya.
